If I have somethings to hold tight until the end of my day. maybe it's my dignity.
Dignity to ask for help.. *I don't know why.
Dignity to say, I'm not okay, for certain condition.
Dignity to beg something that in reality I really need.
Dignity to say sorry for being nice and I think I'm not the one who owe that apology.
Dignity to say, I don't know what to do.
an now. when I face this condition I thought so hard to choose.
condition where reality of needs meets uncertainty of life.
when I don't really have a grip to hold on to.
when somebody's offer should put my dignity to the low point.
when I looked into reality I should face. I know I gotta do things to save the condition. but it's just.... I wish I have another option that is much better than putting my dignity to low point.
hooohhh... what a choice...
hope there will be path leads me to the best condition of my life... and I'm sure Allah will lead me... aamiin...
gw takut. ragu. ga ngerti apakah arah yang gw lalui ini benar. dan akan membuat gw bahagia di masa depan kelak. membuat hari-hari gw lebih cerah.
gw ga tenang. "what starts bad will end bad". bayangan "good enough" yang juga kadang membayangi pikiran. asumsi bahwa however, there always be another. and her. to replace me. I'm so replaceable.
gw sangat skeptis. gw ga percaya lagi janji, kata-kata indah lelaki. berpikir bahwa at some point those sweet words can change. what can I hold? nothing. so please, don't even try to say love and create sweet dreams together. if you can't take any responsibility for your words and action. just.. mm.. stay, or forever go. don't ever show up in front of my face. because there will be gravity between us.
my brain was so messed up. and so did my action.
diantara percaya dan tidak percaya.
diantara 'harus diniatkan' atau tidak.
until one night...
after some serious-tiring discussion, we reached a decision.
to pray.
so, the decision we take not only based on our wants, but also God's.
awalnya gw berpikir skeptis. well, itu cuma cara, untuk secara implisit bilang, "gw ga yakin-yakin amat juga ama lu. gw bingung juga." tanpa adanya suatu keyakinan dan niat yang besar.
dan gw ga terima, sekaligus capek. yaudah lah yah, ngapain juga sih memaksakan suatu kehendak. kalo emang ga yakin dari awal, bilang aja terus terang. tapi ga usah pake bilang sayang, dan other sweet words lah. bikin makin skeptis.
you'd better keep your mouth shut rather than saying things you're not sure with that.
gw kesel. sedih. dan yah... capek deh. whatever will be will be.
then for the first time I did Istikharah...
read Quran after 1,5 months...
then I felt like, I surrender... for the things between us...
I don't know the plan.. I don't know what's the best for us in God's version...
so, praying is best decision so far...
gw dan dia berkompromi ttg keinginan dan kebiasaan masing-masing...
mulai saling mengerti...
meyakinkan diri bahwa ini bukan hanya kaitan yang timbul nafsu.
saling mendukung dan mengingatkan untuk terus semangat mengejar mimpi...
well, let's see what's next...
*backsound: Royksopp - From This Moment
WARNING: yang merasa sebal dengan spoiler, gw menyediakan waktu pergi dari page ini, dan come back some other time, karena gw akan jadi sangat spoiler! ;P
gw bukan orang yang melankolis dan gampang nangis karena baca atau melihat film-film yang menurut gw sedih and, yes yes yes, I DON'T like sad movies and series. sumpah!
tapi ini pertama kalinya lagi gw nangis di bioskop, terbawa suasana (Setelah dulu jaman kecil pas gw nonton Lion King, hueee!) dan dengan gw nangis, berarti emang gak bisa ketahan banget itu perasaan yang meluap. susah banget berhentinya. huks! *malu ama sebelah-sebelah, ntar dikira gw cewe metal (mellow total) lagi, tidaaaaaaaaaak!
dan dengan nonton ini, gw baru diingatkan lagi bahwa... ada air mata yang menetes karena menyiratkan sebuah semangat yang berkobar dalam diri.
besarnya semangat yang muncul, dan segitu besarnya juga keinginan gw untuk meraih semua yang gw inginkan, membuat gw suddenly praying in my heart... God, please let me make all my dreams come true...
beberapa hal yang menurut gw inspirational:
Bermimpilah!
Cerita yang diuraikan lewat seorang tokoh yatim piatu yang punya impian tinggi. di film itu diperlihatkan bagaimana seorang anak yang tidak punya modal apapun, menggantungkan cita-citanya setinggi mungkin.
gw sempet berpikir, apakah seorang pemimpi memang born to be a dreamer, or....?
well, when I saw this movie, bermimpi itu bisa dilakukan karena diinspirasi oleh orang-orang yang berharga buat diri sendiri...
kata-kata seorang ayah kepada anaknya,, "bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu" itu sebuah kata yang dipegang oleh seorang anak dari titik nol perjuangannya.
well, related to my real world, kata-kata dan semangat besar untuk menjadikan gw seseorang yang sukses sering didengar semenjak gw kecil. mungkin orang tua gw bukan orang yang memberikan kata-kata indah seperti yang terlontar di film.. tapi dari cerita dan tindakan kedua rang tua gw, sudah sangat cukup untuk membuat gw kecil bercita-cita sebagai Insinyur Pembangunan! hahaha! and yes, here I am. Planologi Department one step to reach the dream that I have when I was a little. *walaupun ntar gelar gw udah bukan Insinyur! buh!
lanjut ke cerita, the inspiring part is, ternyata seorang pemimpi juga bisa merasa takut.. dan bertanya-tanya dalam dirinya, "adakah orang yang juga mendukung saya untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya itu?" itu terjadi ketika orang yang memberikan seseorang inspirasi utama dan semangat untuk mewujudkan mimpi telah tiada.
the answer is, ketika orang yang bisa menjaga semangat-semangat untuk mewujudkan mimpi itu berada di sekeliling si anak, hati dan otaknya menjadi lebih yakin bahwa mimpi itu bukan hanya lah mimpi, tetapi suatu hal yang bisa diwujudkan. orang yang bermimpi dengan semangat dan berpikir akan bisa menemukan sumber-sumber semangatnya lagi.
yang gw liat dari film ini, hal yang bisa menjaga semangat itu, bisa dari quote yang bikin hari lebih cerah dan bersemangat. guru, keluarga, teman, sahabat, pacar/kecengan, dll..
well, yes it is!
when I'm down, and feel like my goal is really hard to reach...
mengingat mamah dan papah yang selalu mengusahakan berbagai hal untuk membantu kesuksesan gw...
mengingat kakak-kakak gw yang juga sangat supportif...
kebersamaan dengan temen-temen seperjuangan gw di plano...
melihat temen-temen gw yang udah melangkah lebih dulu untuk meraih mimpi mereka..
mengingat bahwa gw akan punya seseorang yang akan bersama dengan gw keliling dunia (haha)...
atau sesimpel baca quote bagus "Victory's within the mile, almost there don't give up now - Rihanna"
gw akan secara otomatis ter-charge semangat nya untuk meraih mimpi.
if I jump to the end of the story,
sang pemimpi tersebut, bisa mewujudkan impiannya.
well, satu quote bagus yang selalu gw pegang dari tahun lalu...
"bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi mu"
so,never ever be afraid to dream. and chase it!
Dream+ACTION
kepala sekolah yang galak berkata, "kamu tahu kenapa saya sangat keras? karena saya tidak mau murid saya terlena dengan mimpinya tanpa mengingat bahwa perjuangan untuk mewujudkannya itu tidak mudah."
gw melihat scene dimana, ketika sang pemimpi sudah menstrukturkan mimpi-mimpinya, dia juga akan melihat, langkah apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpi tersebut.
being realistic.
bermimpilah! karena kamu akan mendapatkan dasar, mengapa kamu berbuat segala sesuatu yang kamu lakukan.
mimpi itu menjadi dasar dari semangat untuk terus melakukan apa yang dianggap lebih baik untuk meraih mimpi tersebut.
seperti yang gw liat dalam film, dimana orang-orang yang punya mimpi berusaha untuk menjadi yang terbaik di sekolah, bekerja dengan giat mengumpulkan uang. semua waktu yang ada itu digunakan untuk hal yang bisa mendekatkan diri dengan mimpi yang ingin diraih.
well, setiap orang pasti akan mengalami DIP dari usaha untuk pencapaian mimpi yang ingin diraih. as you know, orang sukses memang banyak, tapi orang gagal juga banyak.
di film ini juga diperlihatkan, bahwa, setelah dapat melewati naik turunnya kehidupan, masih banyak dip yang harus dilewati untuk meraih mimpi.
satu yang terberat, ketika diri sendiri dinilai terlalu rendah untuk meraih mimpi tersebut dan fokus terhadap berbagai constrain serta pasrah terhadap keadaan.
"yang penting bukanlah seberapa besar mimpi yang kamu punya, tetapi seberapa besar kamu untuk mimpimu."
the thing is, pasrah terhadap keadaan merupakan cikal bakal kondisi rata-rata yang dimiliki oleh setiap orang standar dalam lingkungan yang kita tinggali.
pertanyaannya, apakah kamu mau melupakan mimpi yang telah menjalar di seluruh nadi tubuh dengan pasrah dengan kondisi yang ada? apakah kamu akan sekedar puas dengan semua yang ada?
buat gw, ga bisa gitu.
I have dreams, and think, how to make it true. then act.
hal lain yang bisa menjadi dip (yang gw liat di film juga) adalah ketika lu berhasil melewati satu dip dan masuk ke dip selanjutnya. kelulusan S1. bingung cari kerja, bingung mau kemana dan ngapain, kondisi makin membuat keyakinan diri lemah.
banyak cara untuk menjadikan mimpi itu nyata.
balik lagi, "bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu"
yang gw tangkep dari film ini, jangan pernah bara api mimpi dalam jiwa dipadamkan karena tantangan kondisi yang dihadapi. gw tau banyak jalan menuju Roma, gw juga berpikir, mungkin ada kehendak Tuhan yang berkata berbeda dari mimpi.
balik lagi, "bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu"
yang gw pikirkan adalah, tidak mungkin harapan dan inspirasi menuju arah mimpi, kenapa kita diperkenalkan dengan hal yang menjadi mimpi kita tanpa tujuan tertentu yang telah disiapkan Tuhan untuk kita.
So? why worried so much? just plan it. and act.
don't let yourself fall down in the dip of life. get up and reach your star!
Bersyukurlah...
gw melihat di film, bahwa setiap orang punya masalah yang bisa menjatuhkan semangat dan keyakinan hidup masing-masing orang tersebut, dengan bobot dan jenis yang berbeda.
mungkin gw merasa memiliki masalah yang besar. tapi gw jadi berpikir lagi. kenapa gw ga mensyukuri kelebihan dan kekurangan yang diberikan Tuhan untuk gw. toh, dalam posisi gw sekarang ini, gw masih sangat sangat sangat diberikan nikmat yang sangat besar oleh Allah...
gw masih bisa merasakan pendidikan di institut terbaik di Indonesia.
gw masih bisa enjoying good life.
gw punya keluarga yang sangat supportif...
temen-temen yang bisa mencerahkan hari-hari gw...
so, again, why worried so much? stay on track :)
bersyukur itu perlu... kalo buat gw, itu pengaruhnya biar gw ga terlalu fokus dan ribet kepada kekurangan terhadap kondisi gw dalam hal pencapaian mimpi dan terus semangat menyadari bahwa betapa indahnya hidup gw, betapa masalah yang gw hadapi ga seberapa dan ga boleh membuat gw menyerah. hehehe.
Mom and Dad always love you. don't ever let them down.
scene awal dimana sang ayah mengayuh sepeda melewati desa, ditengah terik matahari, dengan baju terbaiknya, hanya untuk menerima rapot nilai anaknya.
scene dimana sang ayah menunjukkan senyum bahagianya, merasa senang karena anaknya berhasil.
scene dimana ketika sang ayah dipecat dari kerjanya dan tetap dengan tegar berkata, "apapun yang terjadi, lanjutkan sekolahmu"
scene ketika sang ayah tidak jadi dipromosikan untuk naik jabatan dan merasa kecewa. tetap tough memegang harga diri dan wibawa seorang ayah. bersikap ikhlas dan bijak terhadap kondisi yang sangat mengecewakan hati.
ketika seorang ayah mau melakukan apapun untuk menghidupi keluarga. even bekerja sebagai kuli.
sikap pemaaf ketika anak yang sangat diharapkannya mengecewakan.
perasaan haru ayah dan ibu ketika mengetahui bahwa anak yang didiknya dan dibesarkan dengan kasih sayang, menjadi seorang yang berhasil.
well, I do remember one thing. there was time, when my mom and dad *while my dad wore uniform, smiled at me, with the very best smile i've ever seen, accompany me to the bus terminal, when I went back to Bandung chasing dreams.
satu senyum yang ga akan pernah gw lupain, dan selalu membuat gw semangat.
Please, I wanna see that smile again... and I know I will..
satu hal yang membuat kedua orang tua gw menjadi sangat sangat sangat inspiring dalam usaha-usaha gw untuk survive dan menjadi orang yang "di atas standard".
gw tau bahwa kedua orang tua gw bukan orang yang menyerah pada keadaan. mungkin kalo dia sudah menyerah dan pasrah, gw gak akan bisa kuliah, dan kakak-kakak gw juga gak akan bisa kuliah di kedokteran, farmasi, akuntansi swasta.
they're the real hard worker I really know.
dan sampe sekarang pun, orang tua gw benar-benar saling back up dan mendukung untuk mewujudkan mimpinya sendiri. disamping memang untuk juga membuat anak-anaknya bahagia.
sampai waktu tertentu gw tidak pernah menyadari, how hard they work to survive. gw merasa hidup gw selalu enak dan ga pernah ngalamin yang namanya "susah". then I do realize, that it's not just like a zap! to create this situation. tapi karena semangat, mimpi dan action yang dilakukan oleh kedua orang tua gw untuk mewujudkan kebahagiaan mereka.
bersyukur dalam hati gw karena gw mewarisi sifat genetis mereka berdua yang hard worker.
Thank God I was born in this family. having them is one of my BIGGEST support to reach my dreams. I know they love me so much, and I've been promised myself, to make them proud of me.
semangat yang gw dapet adalah, keyakinan bahwa gw bukan lah orang yang gila karena memiliki mimpi yang sangat tinggi. and I will work harder to make it real.
semakin yakin bahwa mimpi yang ada dalam diri gw, bukan hanya sekedar lewat, tetapi ada karena ditujukan untuk menciptakan suatu kondisi. dalam versi otak gw, mimpi tersebut memang jadi terpikirkan, karena gw punya kesempatan untuk mewujudkannya.
so, kenapa harus bingung dan males?
c'mon, step forward Maria!!!!
*backsound: We Are Golden - Mika
I remember the time when you said,
"love you so much"
"never stop learning"
"I will always love you"
"wanna hear your voice to calm me down"
"you make realize that I am straight when I saw you"
I remember the time when you ask me to join you with your friends.. having fun..
I remember the time you surprised me with red rose..
I remember Leona Lewis - Here I Am. the song you gave me when I was down...
or Asher Book - Try, when you said, "please let me love you, because it makes me happy"
I remember our laugh... our conversation about constellation in the sky.. about how the city looks like... city lights..
well, I guess it's all gone....
last only few months... and gone...
take back your love and ignored my faith in you.
my heart was opened for a confused man. who didn't even know where is his heart anymore.
all the sweet things we had... just make me sad and so hard to breathe.
I was wondering... was it part of my fault?
was there anything i didn't realize you didn't like. what makes your heart so empty?
you said that i can fill yours. but obviously I fail.
what is it?
I wanted answers!
I just want to talk... so I can learn from all the mistakes, and be better...
I don't want to beg your love or anything you might think..
yeah, again, I don't wanna see your condition or business, I just see what I want and that should be happen.
thought it was just a simple request...
but I didn't know what was really happen, what was in your brain.. yes i didn't know. you didn't tell me a thing.
forgive me if I am that stupid or not that sensitive.
and, after all of that, you suddenly leave me. and saying goodbye by text?!
just like when we broke up.. you didn't find me. not even for a try.
I don't know what are you afraid of..
I don't know what are you thinking about..
but obviously. in my perception of mind. you just want to run away for all the things here..
good.. bad.. love.. anger..
you leave me and all the things related in to me..
running away?
hate to think that way, but you leave me without any explanation.. the answer I need. you leave me with all of these questions in my head. wondering.
it's just like shut my mind to stop questioning just by shutting your life here and leave.
well, I don't know what you want, but clearly this is not the situation I like. I want to shout that all you said. all you meant in all those songs. are clearly a LIE I BUY.
maybe it will be easier to think without my heart in it. all the logic consideration about your action can be judged easily and I can erase all the idea in my head about how I love all of you, bad and good...
I won't be disappointed. won't be pissed off. won't have a flash back with tears! (oh please)
uhm, well,
the fact that you leave me.. make me realize, you won't be here (anymore)..
to be healer for my pain, place I can run, understand my broken dreams...
the fact that you said goodbye.. make me realize that you won't take my hand to walk beside you. ever again..
considering you, being your friend, and girl friend, and come to the time I have to let you go after all good-happy things is not an easy way... logic side and heart side.
I believe there's something behind all the pain.. for my good.
so, I won't chase you running..
Thanks for running-away-action you did.
Goodbye.
*writing this note with Leona Lewis - here I am. such a stupid song because it makes me cry.

belum satu kali pun gw berbicara tentang indahnya rasa memiliki...
belum satu kali pun gw berbicara bahwa makin hari rasa sayang gw bertambah...
belum satu kali pun gw bilang hari gw sama dia semakin cerah...
belum satu kali pun gw bilang bahwa satu tindakan manis dia merubah hari gw yang mendung...
he gave up on me.
saat gw merasa bahwa semua kekhawatiran gw akan sebuah hubungan cinta memudar...
saat gw merasa bahwa akhirnya gw bisa menyayangi orang lagi...
saat gw mau terima dia apa adanya... dan belajar untuk menerima semuanya.. bad and good...
saat gw mempersiapkan diri gw untuk menjalani hidup dengan seseorang...
saat semua pertimbangan gw dimatangkan...
he gave up on me.
saat gw semakin mengenal dia...
menyukai semua kelebihan dia...
mengkompromikan keterbatasan dia...
idenya tentang sebuah hubungan...
pemikirannya...
tindakannya...
pengetahuannya...
pertimbangannya...
introvertnya...
kegigihannya...
tindakan nyatanya...
ooohhh... why?
when I feel so comfort in your arms...
when my heart turns black and beautiful when you were near...
how? how can i forget?
how can I remember all the things I love with you and smile??!?!!
saat saat kaya gini, gw sangat sangat berharap gw amnesia, ga bisa inget semuanya!
but
DAMN! gw inget semua hal yang gw suka kalo gw bareng dia!
semua hal yang ga pernah gw anggep big deal sebelum gw care ke dia, sebelum gw sadar dia punya rasa sayang ke gw!
his calls, his care, his smile, expressions he had when I was around him, his smells I love....
those I never give a damn... sampe aku bener-bener lihat dia sebagai seorang cowo yang aku pertimbangin sebagai partner hidup....
gone?
it's NOT FAIR at all!
saat rasa sayang gw meningkat,, ternyata rasa sayang dia ke gw menurun...
saat gw complain, care dia ke gw sangat sangat minim...
kesadaran akan adanya gw sebagai pacarnya juga almost none...
gw baru ngeh... he was not like this at all before.... hueeee.....
gw sedih...
perasaan gw akan dikemanakan?
why doesn't he take a responsibility for making me this?! loving him....
ukh!
it hurts. a lot. when he said he didn't love anymore....
so... it was only 3 weeks and 1 day...
for those days I love you more and more.. but you didn't.
for those days I figured why were you soo cold...
yeah. I should've known that...
that your head and your heart were not for me...
mungkin gw salah... mungkin gw meminta banyak lebih sebelum gw memberikan lebih....
aaarrrghhh....
speechless.....
first break up, I didn't want to. and hurts a LOT!!
D A M N ! ! !
*backsound: Speechless - GAGA
perasaanku boleh sudah menghilang entah kemana...
for me, to be on track, I don't need heart.
hanya saja, aku sedikit kesal.
aku ngga jealous kalo dia ngomongin cewenya, in fact, gw makin mengerti dia tipe orang seperti apa, bagaimana jalan pikirannya, apa yang dia pertimbangkan. bahkan gw menyadari kekurangan gw.
the thing is, there's no such thing as "good enough" for him.
good enough also means not good enough.
gw selalu mengerti itu. bahwa gw ngga sebagus itu di matanya, dan merasa bahwa mungkin dia berpikir bahwa akan degrading jadinya jika dia melepaskan cewenya dan milih gw.
well, I'm just a girl with tons of flaws.
one thing that I have is, a will to always be better person.
tapi jika semua flaws itu mengganggu sangat...
yah sudahlah..
setidaknya gw cukup mengerti bahwa good enough is also not good enough.



